Sandy Putra

PATAS Sandy Putra Surabaya-Probolinggo-Jember-Genteng-Banyuwangi

  • Jl. Prof Dr. Hamka no 18 Wonoasih – Probolinggo
    telp (0335) 435763
  • Jorongan – Leces Kab. Probolinggo
    telp (0335) 681851

Sebelumnya, ada hal yang perlu diluruskan. Berhubung banyak masyarakat yang mengira bahwa Sandy Putra ada hubungan dengan Akas Group, HAL TERSEBUT TIDAK BENAR. Sandy Putra tidak ada hubungan dengan Akas Group, walaupun satu rumpun ber-garasi pusat di Probolinggo.

Sandy Putra baru resmi terjun kejalanan sekitar tahun 2010 kemarin. Saya pertama kali melihatnya awal Januari 2011. Bus ini lewat jalan raya Leces, terpampang tulisan Sandy Putra berserta bodi yang berwarna ijo. Saya yang baru mengenalnya bingung melihat bus asing itu. Lama kelamaan, identitas PO Sandy Putra pun saya ketahui. Armada bus ini dari Probolinggo juga, sudah punya 2 pool, yakni di Jorongan – Leces dan Wonoasih – Probolinggo. Meskipun masih baru, pimpinan Sandy Putra cukup lihai dalam melihat okupansi penumpang area Tapal Kuda ini. Sudah banyak trayek-trayek yang terbilang bagus berhasil dilego olehnya.

Trayek yang dilayani Sandy Putra:

  • Surabaya – Jember PP
  • Surabaya – Banyuwangi PP
  • Surabaya – Bondowoso PP
  • Blitar – Jember PP
  • Blitar – Surabaya PP
  • Jember – Cirebon PP
  • Surabaya – Ketapang PP
  • Surabaya – Dampit PP
  • Malang – Jember PP

About Saptanu

This isn't about The Destination, but it's all about The Glory of Going There.

Posted on 7 Mei 2011, in PO di Probolinggo. Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. bis iki ada yg lewat lumajang kota gk cak??

  2. Sandy Putra Patas Banyuwangi-Trenggalek mana Bro?

  3. Hendik wijaya

    KEPADA bapak / ibu yang terhormat Kepala PO SANDY PUTRA di Jawa Timur.. di sini saya “HENDIK WIJAYA (085738608754) mau menceritakan kronologi tentang Sebuah paket yang ENTAH kemana, kemarin tanggal 12 july 2015 menitipkan sebuah paket berisi (pakaian untuk LEBARAN) ke bus Sandy putra di terminal ubung Denpasar Bali, dengan Nopol Bus “N 7403 UW” dengan penerima paket bernama (“Roy” Kernet bus) untuk tujuan ke terminal arjosari malang Jawa Timur.. si kernet yg bernanma Roy asli situbondo itu menyanggupi dn jika sudah nyampe terminal arjosari akan menghubungi orang sipemilik paket yang di malang,,(adi lesmana”0818538015″ pemilik paket) seteleh ke’esokan harinya si pemilik mulai pagi jm 07:00 menunggu kedatangan bus sandy putra di trminal arjosari malang sampai Petang jam 18;00 WIB,tapi bus tsbt tdk ada di terminal dan tidak ada kabar / penjelasan mengenai paket tsb sampai sekarang,saya mohon dengan hormat kepada Management BUS PO Sandy Putra untuk menindak lanjuti kepada bus tsb,,terimakasih,

  4. Hari ini sy naik bis ini jurusan jember surabaya. Tepatnya dr jember pukul brp sy kurang tau. Yg jelas sy naik dr tanggul pukul 06.45, sampai sby barusan pukul 10.30. Yg saya ingin tanyakan. Mengapa ketika mau turun karcis diminta lagi oleh kondekturnya? Saya blg sy gamau, dia blg untk kantor. Trs sy blg berarti sy naik gratis dong klo gt krna tanpa karcis? Karena di kaca depan penumpang ada tulisan seperti itu. Kata dia ya gak gratis mbak, anda kan sudah sampai. Ya sama aja ngapain kalau gt diminta karcisnya. Dan si kondektur tetap trs berdebat dan sy jg tetap dg pendirian sy bahwa karcis itu hak penumpang ngapain diminta lg. Tulisan di kaca depan jg jelas seperti itu. Apakah itu permainan kondektur spya bisa dipakai lg karcisnya untk penumpang2 selanjutnya? Ataukah permainan perusahaannya? Sy tau sekali hal2 seperti itu karena kakek dan orang tua sy jg pernah bergerak di bidang otobis. Tolong segera ditindaklanjuti. Sy kurang tau plat nomor bis trsbt. Kondektur ciri khas memakai topi rajut bannie. Brgkt dr jember sekitar jam 6 pagi. Beberapa kali sy merasa tdk nyaman naik bis ini. Dulu pernah bbrp kali naik disuruh bayar 62.000 krna yg 2000 adalah untk kue dan minum yg dikasih oleh bisnya. Tp kemudian skrg sdh berubah tidak bayar lg 2000 nya mungkin krna bnyk yg protes jg. Krna dl sy jg protes sy memilih tdk mau bayar 2000 untk kue dan minum itu. Seperti berjualan paksa kesannya. Kalau ada bis yg lain pasti sy naik bis yg lain krna sll punya pengalaman tdk enak naik bis ini. Saran sy hati2. Banyak kenakalan2 yg dilakukam oleh awak bis ini. Tidak sekali duakali saja sy mengalaminya. Pun yg lain jg begitu. Sy tlp cs tdk diangkat2 jg. Bagaimana kalau dilaporkan ke organda saja. Sepertinya itu lebih tepat kalau tidak ada tindaklanjut. Krna jujur sy kesal sekali dg awak bis yg ngotot untk meminta karcis sy. Bahkan sampai ketika sy mau turun dia masih meracau saja.

    • Kritik keras yang sangat membangun. Semoga manajemen bisa membaca kritikan berdasarkan pengalaman penumpang ini, sebagai bahan untuk berbenah diri. Terima kasih mbak Nita.

  5. Semalam saya naik PO. Sandy Putra dari terminal Wonorejo ke Surabaya, jam berapa saya kurang jelas. Kemungkinan antara pukul 19.00 ke atas.
    Karena memang saya lebih nyaman naik Bus Patas daripada Ekonomi mengingat saya pekerja butuh memanfaatkan istirahat meskipun di dalam bis. Dan saat itu pak Kondekturnya mengatakan ada bangku ekstra (biasanya disediakan kursi plastik begitu) hanya sampai di Probolinggo. Oke saya naik karena pertimbangan bangku ekstra.
    Dan ternyata apa.? Saya berdiri sampe terminal probolinggo.
    Ketika saya tanyakan “Mana bangku ekstra nya.? Kenapa berdiri.? Ini patas loh pak bukan ekonomi.”
    Si kondektur dengan nada nggak sopan menjawab “Kalau tidak mau bayar silahkan turun”
    Posisi saya disuruh turun itu di Bulakan Klakah kalau tidak salah atau Ranuyoso saya kurang paham.
    Akhirnya disitu terjadi gontok2an antara penumpang lain, saya dan si kondektur.!!
    Dan dilanjutkan si kondektur mengatakan “Kalau pengen nyaman jangan naik bis, bawa mobil pribadi”
    Nalar itu mbok ya dipakai, kalau orang naik bis berarti tidak ada mobil. Situ jual jasa kok pelayanan seperti itu.
    Ditambah lagi sopirnya, sangat tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

    Saya bukan sekali ini naik bis, setiap minggu SBY-Wonorejo PP naik patas. Dan tidak ada yang seburuk ini pelayanannnya.
    Setelah sharing dengan beberapa penumpang mereka memilih untuk memBlackList PO. Sandy Putra.
    Nah mohon pihak PO. Sandy Putra lebih menertibkan lagi oknum2 seperti itu, kalau memang sudah penuh jangan cari penumpang lagi. Orang kalau sudah naik mana mau diturunkan di bulak’an begitu. Kecuali bis kamu itu ekonomi omprengan metromini, sampe nggandol juga gak ada yang protes.

    Anyway, Terimakasih pelayanannya PO. Sandy Putra.!!

  1. Ping-balik: Perusahaan Otobus di Jawa Timur | Andromeda Site

Monggo kemukakan saran, kritik dan pertanyaan jika ada.. [Dimohon disesuaikan dengan konten yang tercantum]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s